Harus Seberapa Sering Mencuci Kendaraan.

 

Seberapa sering seharusnya mencuci kendaraan? Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi mencuci mobil.

Daihatsucirebon.com – Otosia.com – Mencuci kendaraan tak hanya bertujuan menjaga kebersihan, namun juga melindungi komponen. Pasalnya, adanya kotoran berisiko merusak komponen kendaraan, seperti shock breaker yang rentan mengalami kebocoran.

Namun, seberapa sering seharusnya mencuci kendaraan? Mungkin pertanyaan ini sering ditanyakan pemilik kendaraan. Dilansir dari carfromjapan.com, Terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi frekuensi mencuci mobil.

Yang pertama adalah rute berkendara. Apabila Anda sering berkendara melalui rute yang rentan terhadap kotoran seperti jalur macet atau area industri, ada baiknya melakukan pencucian kendaraan sekali seminggu. Namun, akan lebih baik lagi jika bisa melakukannya dua kali dalam seminggu.

Faktor kedua adalah jarak berkendara. Semakin jauh berkendara, semakin banyak kotoran yang akan menempel pada kendaraan. Jika dibiarkan berlama-lama kotoran tersebut akan semakin sulit untuk dibersihkan.

Selanjutnya adalah kondisi cuaca. Baik hujan maupun cuaca panas memiliki dampak yang cukup berbahaya bagi mobil. Panas yang tinggi membuat kotoran menempel kuat, contohnya getah pohon yang akan mengeras. Sedangkan hujan akan menyebabkan kendaraan menarik kotoran semakin banyak atau bahkan korosi sehingga menghasilkan karat. Kedua kondisi tersebut mengharuskan Anda untuk segera mencuci mobil.

Terakhir adalah posisi parkir. Apabila kendaraan diparkirkan dalam garasi yang kering dan tertutup, Anda tak perlu terlalu sering mencucinya. Namun, apabila berada di pinggir jalan atau di bawah pohon, sebaiknya rajin mencuci, khususnya ketika menemukan ada kotoran membandel seperti getah pohon.

Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *